test

Jumaat, 9 Januari 2009

Terima Kasih Negara China

Daripada Beras Padu, saya terjumpa satu berita yang disiarkan di gata.org mengatakan Negara China akan berusaha dengan program perintis untuk memnyelesaikan perdagangan antarabangsanya menggunakan matawang yuan berbanding sebelum ini USD.



China's central bank said yesterday that it plans to implement a pilot program that would settle overseas trade with the Chinese currency instead of the US dollar.

The People's Bank of China will expand financial cooperation with overseas economies and "properly deal with the global financial crisis," the central bank said.

"We'll actively join international efforts to tackle the global financial crisis while safeguarding national interests," the central bank said.

It pledged to implement a pilot program that the State Council announced last month.
China will allow the yuan to be used for settlement between Guangdong Province and the Yangtze River Delta, China's two economic powerhouses, and the special administrative regions of Hong Kong and Macau, according to the central bank
 Walaupun tujuan asal Bank Pusat China adalah untuk mendapatkan kestabilan, tetapi ianya adalah penolakan besar terhadap dollar Amerika, dan Ianya sebenarnya satu serangan ekonomi yang besar terhadap Amerika.

Sama seperti serangan Iran mac lalu.

Walaupun Negara China tidak mengatakan supaya tidak menjual barang kepada Amerika, namun langkah itu adalah saling tidak tumpah langkah memboikot USD seperti yang pernah dinyatakan pada 2 catatan terdahulu.


Masih ingatkah lagi kris kewangan 1998?
Disitulah medan dimana dunia mempercayai bulat-bulat pengukuhan dollar. Ketika itu, Malaysia tambat bulat-bulat nilai Ringgitnya dengan USD.

Terdapat juga satu negara lain yang terus menggunakan USD sebagai matawang menggantikan matawang negaranya sendiri.  Saya lupa apa nama negara itu.

Kini semua menongkah arus.
Malaysia bagaimana?

0 comments:

Catat Komen

Google+ Hasbullah Pit